Monday, 16 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Saham Hong Kong anjlok menjelang hasil pemilu AS
Wednesday, 6 November 2024 10:24 WIB | HANGSENG |SahamHongkong IndeksHangSeng

Saham Hong Kong anjlok pada hari Rabu (6/11), menghentikan kenaikan tiga hari, karena para pedagang menjauhi aset berisiko sebelum pemilihan presiden AS yang ketat. Investor khawatir tentang kemungkinan implikasi pada perdagangan global dan pasar keuangan.

Indeks Hang Seng turun 1,4 persen menjadi 20.722,71 pada pukul 9.45 pagi waktu setempat, setelah menguat 3,4 persen sejak Jumat. Indeks Teknologi merosot 1,3 persen. Indeks CSI 300 saham dalam negeri naik 0,1 persen hingga mendekati level tertinggi tiga minggu, sementara Indeks Shanghai Composite naik 0,1 persen.

Operator platform e-commerce Alibaba Group turun 2,4 persen menjadi HK$96, sementara rekannya JD.com anjlok 3,5 persen menjadi HK$153. Tencent melemah 1,2 persen menjadi HK$422,60 dan Haier Smart Home turun 3,4 persen menjadi HK$28,05. Ping An Insurance Group turun 1,9 persen menjadi HK$49,25, memimpin kerugian di antara kelompok jasa keuangan.

Membatasi kerugian, produsen kendaraan listrik Tiongkok memperpanjang keuntungan di tengah penjualan domestik yang kuat. Xpeng melonjak 4 persen menjadi HK$51,70 dan Li Auto naik 0,8 persen menjadi HK$99,10. Distributor mobil Zhongsheng Holdings naik 2,9 persen menjadi HK$12,24.

Investor sedang menunggu hasil pemilu AS, dengan Wakil Presiden Kamala Harris dan mantan presiden Donald Trump terkunci dalam persaingan ketat dan hasilnya mungkin memakan waktu berhari-hari. Analis khawatir tentang potensi tarif ekspor Tiongkok, antara lain, tergantung pada siapa yang akan menggantikan Presiden Joe Biden. (Arl)

Sumber: scmp.com

RELATED NEWS
Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan...
Thursday, 12 February 2026 19:19 WIB

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memut...

Hang Seng Tembus Tertinggi Sejak 30 Jan...
Wednesday, 11 February 2026 20:20 WIB

Indeks Hang Seng memperpanjang reli untuk hari ketiga berturut-turut pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Rabu (11/2). Indeks naik 0,3% atau 83,23 poin dan ditutup di 27.266,38, sekaligus menand...

Rally Tipis Hang Seng, Investor Masih Waspada...
Tuesday, 10 February 2026 21:09 WIB

Indeks Hang Seng melanjutkan penguatannya pada Selasa (10/2), naik 156 poin (0,6%) dan ditutup di 27.183. Ini jadi kenaikan dua hari beruntun, dengan mayoritas sektor ikut mengangkat pasar tanda risk ...

Saham Hong Kong Ngebut Di Awal Pekan...
Monday, 9 February 2026 14:40 WIB

Saham Hong Kong langsung tancap gas pada Senin pagi. Indeks Hang Seng naik 488 poin atau sekitar 1,8% ke level 27.051, memantul setelah sempat melemah di sesi sebelumnya. Sentimen ikut ketarik da...

Hang Seng Tersungkur, Sektor Keuangan Babak Belur...
Friday, 6 February 2026 22:53 WIB

Indeks Hang Seng melemah 1,2% dan ditutup di 26.559,95 pada perdagangan Hong Kong hari Jumat (6/2). Penurunan ini membawa indeks Hang Seng ke level penutupan terendah sejak 20 Januari, setelah sehari ...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS